Selamat Datang di Blog Awak

Blog Belajar

Coba Ikut Wak, Paten !!!!

Adsense Indonesia

klik dsini, bahaya

Sabtu, 23 Juli 2011

Eskul paling unik di Amerika

Senat mahasiswa dan pecinta alam merupakan kegiatan
ekstra kurikuler yang biasa ada di kampus . Namun,
bagaimana jika ada ekstra kurikuler yang tidak biasa di
lingkungan kampus?
Beberapa kampus di Amerika Serikat memiliki ekskul unik
dan menarik seperti skydiving, mengamati tupai , bahkan
menebarkan senyum .
Apa saja ekskul yang unik dan menarik itu?
1. Klub Kebahagiaan di Universitas Northwestern
Klub ini sangat cocok untuk orang yang gemar tersenyum
dan selalu ceria. Klub kebahagiaan di Northwestern
menyebarkan kebahagiaan di kampus dengan cara
sederhana. Mereka berkeliling di sekitar kampus, menempel,
dan membagikan gambar yang lucu dan memberikan limun
gratis serta pelukan.
2. Klub Tupai di Universitas Michigan
Universitas Michigan memiliki beberapa tupai yang sangat
besar di lingkungannya. Hal inilah yang membuat beberapa
mahasiswa membuat Klub Tupai. Kegiatan mereka memberi
makan tupai setiap minggu. Klub ini memiliki t- shirt "Tupai
Michigan" sebagai seragam dan membuat popularitas
mereka meningkat secara drastis.
3. Klub Terjun Payung di Universitas Virginia Tech
Klub ini cocok untuk orang yang bermimpi bisa terbang.
Melambung di udara bersama dengan penerjun payung
profesional, mereka biasa melakukan terjun payung, hampir
setiap akhir pekan . Para pemula tidak perlu khawatir,
karena ada kesempatan untuk para newbie. Klub ini juga
memiliki segudang kegiatan, mulai dari kumpul hingga
memasak bersama.
4. Klub Kano Beton di University of Wisconsin-Madison
Umumnya, kano terbuat dari kayu. Namun klub ini
melakukan olahraga dayung itu menggunakan beton.
Walau terdengar sangat unik, para insinyur di kampus ini
berhasil membuat beton mengapung. Bahkan, mereka
berhasil mengikuti kompetisi nasional. Tahun lalu, klub ini
menjadi pemenang kedua dalam Kompetisi Nasional Kano
Beton di Evansville, Indiana. Cukup mengesankan bukan?
5. Klub Mengamati Orang Lain di University of Minnesota
Klub ini melabeli diri sebagai klub mahasiswa paling
kontroversial di University of Minnesota. Kegiatan klub ini
adalah mengamati orang lain. Didirikan pada 2008 oleh
mahasiswa pascasarjana David Shaffer, klub ini memiliki
tujuan "bersenang- senang sebanyak [mereka] mau” dengan
belajar dan berinteraksi dengan orang lain di lingkungan
kampus.
“Saya sangat menikmati pengalaman unik saat berinteraksi
di Minneapolis dan kampus yang subkultur. Saya merasa
menyaksikan dan menghadiri kegiatan kaum yang tidak
menonjol, membantu saya menjadi individu yang lebih
mendunia dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik
atas ras, kelas, gender, dan kepentingan non-mainstream ,”
kata David.
Dalam kegiatannya, klub beranggotakan 25 orang ini
menghadiri acara dan kemudian mengamati dan kemudian
membahas orang yang hadir dalam pertemuan itu.
6. Klub Wizards & Muggle di College of William and Mary
Untuk penggemar fanatik Harry Potter, ini adalah tempat
paling sesuai. Di klub ini, anggotanya dapat bertanding
olahraga populer di cerita Harry Potter, Quidditch. Mereka
akan bersaing dengan kampus lokal lainnya.
7. Klub Badut di North Carolina State University
Klub ini cocok untuk orang-orang yang berhasrat ingin
masuk sirkus. “Klub hidung badut memberikan kesempatan
untuk menantang diri sendiri dan orang lain untuk
mengambil risiko sosial yang positif sesuai dengan filosofi
kami kepada orang lain,” seperti tertulis dalam official klub .
Klub ini melibatkan orang lain di sekitar mereka dengan
mengambil risiko untuk mendefinisikan kembali norma
interaksi sosial.
8. Klub Keju di SUNY Purchase
Anggota klub ini menghabiskan malamnya bersama keju.
Dalam setiap pertemuan, anggota klub mencoba berbagai
jenis keju dan kemudian mendiskusikannya.
9. Klub Humans vs Zombies di Goucher College
Klub yang dimulai enam tahun lalu ini telah menjadi
fenomena nasional di banyak kampus di Amerika.
"Permainan ini berjalan selama seminggu, dua puluh empat
jam sehari, tujuh hari seminggu ," jelas salah satu anggota,
Lauren Guerrera.
"Tidak ada istirahat dalam permainan ini, meski sedang
mengikuti kegiatan kuliah. Karena itu, anggota harus selalu
waspada. Salah satu anggota kami bahkan menciptakan
situs yang berisikan daftar pemain yang dapat dilihat
apakah masih manusia atau tidak,” jelasnya.
Menurut situs resminya, permainan Humans vs Zombies
ada di lebih dari 600 perguruan tinggi dan universitas di
Amerika.
10. Klub Kumis di Carleton College
Kumis memang hanya bisa dimiliki laki-laki. Namun bukan
berarti perempuan tidak peduli dengan kumis. Klub ini
mendorong perempuan agar mendukung klub mereka.
“Laki-laki tidak bisa melakukan ini sendirian!” seperti
tertulis di situs klub ini. “Kami membutuhkan dukungan
dan dorongan dari perempuan agar berhasil menyebarkan
kesadaran soal kumis.”
11. Klub Tiddlywinks Masyarakat Harvard di Universitas
Harvard
Apa sebenarnya arti kata “Tiddlywink”? Tiddlywinks adalah
sebuah papan permainan interaktif yang dimainkan dengan
cakram kecil yang disebut winks. Jika menggunakan
cakram yang lebih besar disebut squidger. Permainan
dilakukan dengan menjentikkan winks ke udara. Tujuannya
adalah menempatkan winks di atas winks lawan, dan
akhirnya memasukan winks ke dalam cangkir atau lubang
di papan. Masih bingung? Coba cek Tiddlywinks di
Wikipedia.
12. Mahasiswa untuk Masyarakat Orwellian di Columbia
University
Anggota klub ini menggunakan Ingsoc, ideologi politik
totalitarianisme yang ada di novel George Orwell, 1984,
sebagai basis kegiatan. Situs klub menguraikan tujuan klub
ini bersama dengan keberhasilan masyarakat.
13. Klub Pembunuh di Massachusetts Institute of
Technology
Setiap Sabtu jam 8 malam, anggota klub ini melakukan
kegiatan Patrol, permainan perang dengan panah yang
diklasifikasikan “high action”. “Ini bukan tentang apakah
kamu menang atau kalah. Tapi bagaimana kamu
memainkan permainan ini,” seperti tertulis di situs klub.
"Ledakan bombastis. Balas dendam yang luar biasa.
Pengorbanan yang mulia. Menang, kalah, atau seri,
bernapaslah sesuai dengan karaktermu dan kamu akan
selalu mengingatnya selama bertahun-tahun di masa
datang. "
14. Klub Jaringan Nerd di Appalachian State University
“Dulu aku tidak keren” merupakan logo dari klub ini di situs
jejaring sosial Facebook. Anggota klub ini merupakan para
kutu buku. klub ini mendorong anggotanya untuk
membaca buku anime, fiksi ilmiah hingga komik. Mereka
harus berteman satu sama lain. Klub ini bahkan menjadi
tuan rumah untuk konvensi NerdCon, tempat sesame kutu
buku berinteraksi.
15. Klub Shire of Grey Gargoyles, Anakronisme
Masyarakat Kreatif di Universitas Chicago
Klub ini cocok untuk orang yang berharap lahir di masa
lalu atau tepatnya pada 1100. Klub yang biasa disebut SCA
ini menciptakan periode abad pertengahan, mulai dari cara
berperang, memasak hingga interaksi sosialnya. "Di bawah
naungan SCA kami mempelajari tarian, kaligrafi, seni bela
diri, memasak, cara mengerjakan logam, kaca patri,
kostum, sastra,” tulis klub di situsnya .
Klub ini menyatakan hal yang membedakan mereka dari
kelas humaniora adalah adanya partisipasi aktif. "Untuk
mempelajari kostum, Anda merancang dan membuat
kostum. Untuk mempelajari pertempuran infanteri SCA,
Anda harus membuat baju besi, senjata, perisai, dll, dan
menempatkan mereka dan belajar rasanya menggunakan
itu. Bagaimana rasanya ketika seseorang mengayunkan
pedang (rotan) kepada Anda. Untuk mempelajari pembuatan
bir, Anda harus membuat anggur sendiri dan bir.”

Rabu, 29 Juni 2011

ted

Tes
Published with Blogger-droid v1.7.2

Minggu, 19 Juni 2011


INILAH TEMPAT PARKIR OTOMATIS

Banyak orang bilang bahwa Jepang sudah seperti di masa depan. Coba liat video-video berikut...




Ya, Jepang telah memiliki sistem parkir mobil otomatis sejak lama. Mau tidak mau Jepang harus beradaptasi dengan keterbatasan tanahnya, karena itu banyak perusahaan teknologi yang bekerjasama dengan pemerintah untuk membangun tempat parkir vertikal, jadi mobil-mobil kita disusun rapi ke atas bukan ke samping.


Jumat, 17 Juni 2011

Bus Tercepat di Dunia Bertenaga Surya



Pujian pantas dilontarkan kepada tim mahasiswa asal Belanda. Buktinya, bus yang disebut Superbus menjadi bus tercepat di dunia karena mampu melesat hingga 209 km per jam. Superbus menggunakan tenaga listrik yang mampu menampung 23 orang penumpang. Bus yang memiliki body terbuat dari aluminium dan serat karbon ini juga mewah dengan sejumlah fitur di dalam kabin.

Dengan menggunakan tenaga dari baterai lithium-polimer yang dihasilkan dari sepasang motor listrik, bus ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 400 tenaga kuda. Jika dilihat, mobil ini seperti sebuah limousine.


Proyek bus ramah lingkungan ini dikepalai oleh Wubbo Ockels, Antonia Terz, dan Joris Melkert dengan tim mahasiswa didikan mereka yang telah menyelesaikan tahap pengembangan pertama. Wubbo Ockels adalah astronot Belanda pertama, Antonia Terzi adalah mantan anggota tim Formula One (F1) BMW-Williams untuk urusan mesin, dan Joris Melkert adalah salah satu otak dari proyek NUNA 3, yaitu mobil bertenaga matahari tercepat di dunia. Berikut ini komponen bagian dalam superbus:


Superbus nantinya akan digunakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Rabu, 15 Juni 2011

10 IKAN PRASEJARAH YANG MASIH HIDUP SAMPAI SEKARANG

10. Hagfish
Menurut catatan, hagfish telah ada selama lebih dari 300 juta tahun. Ditemukan di perairan yang relatif dalam, binatang ini kadang-kadang disebut lendir belut, tetapi mereka sebenarnya bukan belut, dan sebenarnya mereka bahkan tidak mirip ikan sama sekali. Menurut beberapa ilmuwan, mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak. Hampir buta, mereka makan di malam hari mereka memakan bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut.

9. Lancetfish
Lancetfish dikenal sebagai ikan yang sudah ada pada zaman prasejarah, gigi yang tampak keluar dan tajam pada rahang dan sirip pada punggungnya. Panjang Lancetfish Sampai dua meter, predator ini ditemukan di semua samudra kecuali untuk daerah kutub, Lancetfish memakan ikan kecil dan cumi-cumi, dan Lancetfish juga memakan ikan-ikan besar.

8. Arwana
Osteoglossids(Arwana), ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Hari ini, mereka ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia. Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis. Arwana adalah ikan yang memakan binatang kecil dan cacing yang mereka bisa dapatkan, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap saat terbang, Arwana juga dapat melompat hingga 2 meter Ke udara . Di Cina, Arwana dikenal sebagai “ikan-naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap pertanda nasib baik.

7. Frilled Shark
Ini predator laut dalam, salah satu hiu yang paling primitif hidup pada zaman sekarang, adalah peninggalan dari periode Cretaceous, hiu berjumbai dapat tumbuh hingga 2 meter (Ukuran Hiu perempuan lebih besar daripada hiu laki-laki) dan mereka tinggal di perairan dalam, di mana sebagian besar mereka makan cumi-cumi. Mereka tidak berbahaya bagi manusia, dan Sebenarnya, hiu menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia karena mereka tinggal di laut dalam. Hanya spesimen yang sudah mati biasanya terlihat di permukaan dan dicatat oleh nelayan atau ilmuwan.

6. Sturgeon
Sturgeon sudah dikenal sebagai salah satu sumber utama kaviar(telur ikan) karena penangkapan secara berlebihan, populasinya sedang terancam saat ini. Spesies sturgeon terbesar dapat tumbuh hingga 6 meter, yang sama besar dengan hiu putih, Sturgeon memakan binatang kecil dari dasar laut dan tidak menimbulkan bahaya bagi manusia, kecuali diprovokasi.

5. Arapaima
Sekilas ikan ini mirip dengan ikan arwana, Arapaima Amazon dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia. Menurut deskripsi awal, bisa tumbuh sampai sampai 4,5 meter, tapi hingga saat ini, Arapaima besar seperti ini jarang ditemukan dan arapaimas paling dewasa rata-rata berukuran 2 meter. Arapaima memakan ikan kecil, krustasea dan apa pun hewan yang kecil bisa masuk ke dalam mulut mereka. Salah satu ciri menarik dari ikan ini adalah menghirup oksigen dari udara agar bertahan hidup. Arapaimas tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan sering diburu untuk diambil dagingnya, sayangnya Arapaima sangat langka saat ini.

4. Sawfish
Hewan ini adalah korban dari periode Cretaceous, dan dapat ditemukan baik di laut atau di sungai pada kedalaman 100 km dengan panjang 7 meter, ikan ini terlihat seperti ikan hiu dengan mulut yang menyerupai gergaji mesin, namun sawfish bukan termasuk di dalam spesies ikan hiu hanya mirip. Sawfish itu sebenarnya bukan ras hiu, melainkan termasuk ras ikan pari, dari bentuk bawah badannya yang berbentuk datar, tidak seperti hiu yang bagian bawahnya yang lebih ramping berbentuk streamline yang memudahkan hiu untuk berenang dengan cepat di air, dan sawfish mempunyai mulut kecil yang sejajar dengan tubuh bagian bawahnya yang menyatu dengan tubuhnya. Sawfish juga punya sirip depan yang sejajar dengan bagian bawahnya.

3. Alligator Gar
Ini predator bersisik tebal yang ditemukan di AS selatan, utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara. Alligator Gar dapat tumbuh hingga 4 meter dan berat sampai 200 kg. Alligator Gar yang disebut demikian karena penampilan mereka mirip reptil buaya dan rahang yang panjang, memiliki 2 sisi gigi yang tajam. Alligator Gar adalah predator yang rakus dan telah dikenal berbahaya untuk manusia, meskipun belum dikonfirmasi kematian karena Alligator Gar telah dicatat sampai saat ini. Gar adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup saat ini.

2. Polypterus Senegalus
Ikan Africa ini sering disebut “belut dinosaurus”, karena penampilan mereka dan sirip punggung bergerigi. Mereka sebenarnya bukan belut, tetapi anggota keluarga Bichirs. Meskipun sering dijual sebagai hewan peliharaan eksotis “belut dinosaurus”, mereka dapat bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit mereka tetap basah.

1. Coelacanth
Coelacanth adalah yang paling terkenal dari semua “fosil hidup” dan pantas menjadi # 1 dalam daftar ini, karena ini adalah contoh terbaik dari sebuah takson Lazarus, ini adalah binatang yang seharusnya lama punah dan tak terduga ditemukan masih hidup hingga sekarang. Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesimen hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, spesimen telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan ini adalah predator besar, panjangnya 2 meter, mereka memakan ikan yang kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan di laut dalam perairan gelap.

Bangunan Dan Rumah Yang Unik, Aneh, Lucu, Dan Usil